Dari Minder Menjadi Percaya Diri: Kisah Perjalanan Luthfi Muhammad Abduh Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang unik, penuh tantangan sekaligus pelajaran berharga. Hal itu juga tergambar dalam kisah Luthfi Muhammad Abduh, seorang mahasiswa yang berhasil mengubah rasa minder menjadi kepercayaan diri melalui proses panjang dan penuh perjuangan. Luthfi Muhammad Abduh saat ini merupakan mahasiswa semester 6 di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Fatah, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia lahir di Garut pada hari Rabu, 12 November 2003, sebagai anak keempat dari lima bersaudara. Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN Makasarari 02, kemudian dilanjutkan ke MTs Al-Fatah selama dua tahun. Saat memasuki kelas 9, ia dipindahkan oleh orang tuanya ke pondok pesantren Zeratul Abror di Jakarta. Di tempat inilah, perjalanan hidupnya mulai mengalami perubahan besar hingga akhirnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Masa kecil Luthfi tidak selalu berjalan mudah. Ia pernah mengalami perundungan saat duduk di bangku sekolah dasar. Pengalaman tersebut membuatnya menjadi pribadi yang kurang percaya diri, bahkan cenderung penakut. Namun, keadaan mulai berubah ketika ia berada di lingkungan pesantren. Di sana, ia mendapatkan banyak dorongan dari kakak kelas dan lingkungan sekitar untuk berani mencoba dan tidak takut menghadapi tantangan. Ia mulai belajar bahwa keberanian adalah kunci untuk berkembang. Seiring waktu, Luthfi terus melatih dirinya. Dari yang awalnya tidak berani berbicara, kini ia mampu tampil di depan umum dan berinteraksi dengan banyak orang. Perubahan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya. Selain perubahan dalam diri, Luthfi juga memiliki pengalaman berkesan lainnya. Ia pernah mengikuti lomba imla (dikte bahasa Arab), yang melatih kemampuannya dalam menulis bahasa Arab. Tidak hanya itu, saat SMA ia mengikuti perlombaan pencak silat di Jakarta. Meskipun bukan seorang atlet, ia berhasil meraih juara tiga. Baginya, pencapaian tersebut sangat berarti karena ia mampu melampaui batas dirinya sendiri. Kemampuan berbahasa Arab yang ia miliki saat ini juga merupakan hasil dari proses yang tidak singkat. Selama di pesantren, ia diwajibkan menggunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari. Jika melanggar, akan ada konsekuensi yang harus diterima. Dari kebiasaan tersebut, ia mulai terbiasa dan perlahan mampu berbicara dalam bahasa Arab, bahkan pernah berpidato menggunakan bahasa tersebut. Meski begitu, ia mengakui bahwa proses belajar tidak pernah berhenti, karena bahasa Arab memiliki berbagai ragam seperti fusha dan amiyah. Dalam perjalanan hidupnya, Luthfi menempatkan orang tua sebagai sosok yang paling berpengaruh. Menurutnya, tanpa ridho orang tua, ia tidak akan bisa mencapai apa yang telah diraihnya saat ini. Selain itu, ia juga menghargai peran guru dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan. Saat ini, Luthfi memiliki cita-cita untuk mendalami dunia bisnis, khususnya dalam bidang digital. Ia berharap dapat membangun kehidupan yang mandiri secara finansial dan memiliki pekerjaan yang fleksibel, bahkan bisa dilakukan dari rumah. Dalam menjalani kehidupan, ia memegang prinsip untuk selalu berpegang pada ajaran agama serta tidak terlalu memikirkan omongan orang lain. Baginya, terlalu fokus pada penilaian orang lain hanya akan menghambat perkembangan diri. Sebagai penutup, Luthfi menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: jalani hidup dengan penuh keyakinan, tetap ingat kepada Allah, dan jangan takut untuk melangkah. Karena pada akhirnya, kitalah yang menjalani hidup, bukan orang lain. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Tugas: Anwar halim hasibuan Nim: A2301431
Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sampaikan Sikap atas Konflik Timur Tengah
Oleh : Luthfi Muhamad Abduh Yogyakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengeluarkan pernyataan sikap terkait perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang kian memanas. Dalam surat bernomor 16/PER/I.0/B/2026 tersebut, Muhammadiyah menyampaikan…
Perjalanan Hidup Anwar Halim Hasibuan: Dari Perantauan hingga Menemukan Arah Hidup
Oleh: Luthfi Muhammad Abduh Setiap orang memiliki cerita perjalanan hidup yang unik, termasuk Anwar Halim Hasibuan. Seorang pemuda asal Aceh yang kini berusia 23 tahun. Lahir di Kabupaten Langkat, wilayah…
TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM JURNALISTIK MULTIMEDIA
by Raihan Figure 1 Sejumlah jamaah khusyuk menyimak materi yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam dalam kajian rutin ba’da Maghrib di Masjid Al-Barkah, Kampung Tengah, Cileungsi, Bogor. Kegiatan ini…
Teror Pocong Viral di Sejumlah Wilayah Indonesia, Warga Mulai Resah Saat Malam Hari
Imron Arlado Minggu, 24 Mei 2026 | 12:56 WIB Teror Pocong Viral di Sejumlah Wilayah Indonesia, Warga Mulai Resah Saat Malam Hari JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Fenomena “teror pocong” kembali…
MUHAMMADIYAH DESAK PBB BERI SANKSI TEGAS
TERKAIT KONFLIK DI TIMUR TENGAH YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait eskalasi konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Dalam surat pernyataan nomor 16/PER/I.0/B/2026, organisasi…
